Sejarah Sunan Bonang

SUNAN BONANG (Maulana Makdum Ibrahim)

Sunan Bonang
Sunan Bonang
Assalamualaikum Wr.Wb.

Sahabat muslim yang dimuliakan Allah Swt.

Pada artikel kali ini, masyawi.id akan memberikan sebuah kisah biografi dari salah satu tokoh penyebar agama Islam di tanah Jawa atau yang lebih dikenal dengan sebutan Walisongo yaitu Sunan Bonang.

Sunan Bonang bernama asli Raden Maulana Makdum Ibrahim, dan sering dipanggil dengan sebutan Raden Makdum. Beliau merupakan putera dari Suanan Ampel (Raden Rahmat) dan Ibunya adalah Dewi Candrawati atau yang lebih dikenal dengan Nyai Ageng Manila, yang merupakan saudara kandung dari Raden Sahur ayah Sunan Kalijaga.

Sunan Bonang lahir pada tahun 859 H/1465 M di desa Ampel Denta Surabaya. Beliau menerima pendidikan agama Islam untuk pertamakalinya dari orang tuanya sendiri yaitu Sunan Ampel. Setelah menginjak dewasa dan dasar-dasar ilmu agama yang diajarkan oleh orang tuanya dianggap sudah memadai, beliau dikirim oleh orang tuanya bersama Raden Paku putera Maulana Ishak untuk belajar ke Pasai, Aceh. Selanjutnya beliau melanjutkan belajarnya ke Makkah dan juga melaksanakan ibadah Haji di sana.

Setelah beberapa tahun lamanya mendalami ilmu agama Islam di Makkah, beliau kembali ke tanah air dan mengembangkan ajaran agama Islam kepada masyarakat di Jawa Timur. Beliau mengambil daerah Tuban sebagai tempat tinggal dan tempat untuk menyebarkan Islam.

Sebagaimana ayahandanya Sunan Ampel mendirikan pondok pesantren sebagai tempat penidikan bagi orang yang hendak menuntut ilmu pengetahuan agama Islam kepadanya dan juga mendirikan masjid untuk tempat ibadah salat bagi santri-santrinya.

Kepribadian yang luhur dan kedalaman ilmunya membuat nama Sunan Bonang dikenal dimana-mana, begitu pula pondok pesantrennya, sehingga tidak sedikit orang yang berdatangan ke Tuban untuk menuntut ilmu agama Islam kepadanya.

Sunan Bonang juga berhasil membuat beberapa karya berupa kitab diantaranya Suluk Sunan Bonang yang berisikan pelajaran agama Islam yang ditulis dengan prosa Jawa Tengahan. (Bahasa Jawa abad ke 12-15).

Sunan Bonang merupakan sosok manusia yang dalam hidupnya senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Swt dan mengabdikan dirinya semata-mata karena Allah serta semua perjuangannya hanyalah untuk menegakkan kalimat Allah.

Sunan Bonang memiliki istri bernama Dewi Hiroh yang merupakan saudara kandung dari Dewi Hisah Istri dari Sunan Gunung Jati. Dari perkawinannya itu, Sunan Bonang dikaruniai seorang anak perempuan yang bernama Dewei rukhil yang selanjutnya menjadi isteri Sunan Kudus.

Sunan Bonang wafat pada tahun 930 H/1525 M dalam usia 60 tahun. Beliau dimakamkan di daaerah Tuban yang merupakan tempat dimana beliau menyiarkan dan mengembangkan agama Islam.

Itulah kisah singkat dari SUNAN BONANG (Maulna Makdum Ibrahim) yang dapat diberikan.

Apabila ada kesalahan atau kekurangan mohon untuk dimaklumi karena sesungguhnya kesempurnaan hanya milik Allah Swt semata.

Semoga kisah di atas dapat memberikan manfaat dan menambah ilmu sahabat muslim sekalian.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Kata Kunci :
- Walisongo
- Kisah walisongo
- Kisah para wali
- Kekasih Allah
- Kisah Sembilan Wali
- Kisah 9 Wali
- Karomah walisongo
- Pendakwah Islam di tanah Jawa
- Kisah Sunan Bonang
- Kisah Maulana Makdum Ibrahim
- Karomah Sunan Bolang